PERHIASAN MALAM
-->
Subhanallah…
Hanya itu yang bisa ku ungkapkan saat melihat bulan sempurna, bulan purnama. Salah satu perhiasan-Nya yang tiada dua. Ia menciptakanya untuk mengindahkan segala penglihatan manusia dalam gelap gulita. Malam, malam yang ditaklukan oleh siang. Tidak kalah, hanya mendapat giliran untuk beraksi. Malam, berbahaya jika tiada berhati-hati. Wanita sesungguhnya tiada baik pertebaran disaat itu. Perhiasan dijaga, dijaga seketat mungkin. Siapa sangka hal buruk akan melanda. Begitu berarti setiap perhiasaanya, berarti bagi setiap umatnya. Ia tiada takut kehilangan karna sesungguhnya itu semua milik-Nya. Perhiasan itu, sebagian dititipkan kepada umatNya, dan akan Ia ambil kapanpun Ia mau. Berharap umat yang ia titipkan akan menjaga dan mengamalkanya. Berharap akan selalu mengingat pemiliknya. Tapi, umatnya ingkar. Perhiasan titipan itu perlahan hancur, perhiasan titipan itu digunakanya semata untuk kesenangan dirinya sendiri. Perhiasan pun banyak yang hilang. Perhiasan itu banyak yang berubah tak seperti semula. Perhiasan titipan itu lama kelamaan musnah. Siapa yang bertanggung jawab ? Apakah pemilik-Nya? Kurasa tidak, kurasa pemiliknya akan marah. Tapi aku yakin pemilik perhiasan titipan itu baik, amat baik, kaya raya tiada yang menandingi, sempurna tiada dua. Bayangkanlah betapa banyaknya perhiasan yang Ia titipkan pada umatnya. Dan berapa besarkah Perhiasan semesta yang Ia miliki ? Betapa kaya, betapa megahnya Ia. Betapa Agungnya Ia.

Comments
Post a Comment